Anak yang sembelit

5 Alasan Mengapa Anak Sembelit

Moms, di usia dini ini saluran cerna Si Kecil belum terbentuk dengan sempurna sehingga ia menjadi rentanna gangguan pencernaan. Salah satu yang sering terjadi adalah konstipasi atau disebut juga sembelit.

Saat mengalami sembelit BAB Si Kecil akan berkurang frekuensinya, dengan feses yang lebih keras, bisa jadi lebih besar sehingga saat BAB juga akan terasa nyeri.[1] Sembelit sendiri bisa diakibatkan oleh berbagai hal ya. Moms. Yuk ketahui lebih lanjut penyebab mengapa anak sembelit sehingga Moms bisa mengatasinya dengan cara yang tepat dan juga dapat mencegah Si Kecil kembali mengalami gangguan pencernaan sembelit. 

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa anak sembelit.

1.    Pola Makan

Penyebab mengapa anak sembelit yang sering terjadi adalah pola makan. Si Kecil bisa mengalami sembelit jika kurang asupan yang kaya akan serat seperti sayuran dan buah. Selain itu kurang mengonsumsi cairan juga dapat membuat anak mengalami sembelit. Perubahan pola makan juga dapat mengakibatkan sembelit, misalnya saat Si Kecil baru mulai mengonsumsi makanan padat setelah sebelumnya kanya mengonsumsi makanan lunak saja.
 

2.    Obat-obatan

Perlu Moms perhatikan, beberapa jenis obat atau suplemen dapat mengakibatkan si Kecil usia balita mengalami konstipasi, termasuk suplemen yang mengandung zat besi dosis tinggi. Tetapi zat besi dalam jumlah sedikit yang biasanya ada di dalam susu umumnya ridak mengakibatkan konstipasi.
 

3.    Menahan BAB

Si Kecil biasanya suka menahan BAB karena berbagai alasan. Misalnya karena ia tengah asyik bermain, atau ia tidak nyaman dengan toilet yang bukan di rumahnya sendiri, atau karena ia pernah mengalami sembelit sebelumnya dan takut merasa sakit lagi saat BAB. Toilet training yang dilakukan terlalu cepat saat anak belum siap juga dapat mengakibatkan si Kecil memilih untuk menahan BAB. Padahal saat Si Kecil menahan BAB, feses mulai menumpuk sehingga menjadi besar dan keras yang akibatnya semakin sulit dikeluarkan.
 

4.    Sedang sakit

Si Kecil yang sedang sakit bisa terpengaruh pola makannya yang berakibat pada gangguan pencernaan sembelit. Karenanya, saat ia sakit pastikan si Kecil tetap mendapat asupan serat dan cairan yang cukup ya, Moms.
 

5.    Perubahan rutinitas

Perubahan dalam rutinitas sehari-hari Si Kecil dapat mempengaruhi kerja saluran cerna lho, Moms. Misalnya saat terjadi perubahan cuaca, saat bepergian jauh, atau saat ia pertama kali mulai bersekolah. Penyebabnya bisa karena ia belum nyaman dengan toilet di lingkungan baru atau karena Si Kecil mengalami stress.
 

Yuk Moms, cegah Si Kecil mengalami gangguan pencernaan yang sama lagi dengan memastikan Si Kecil terhindar dari penyebab ia mengalami sembelit. Jika saluran cernanya sehat Si Kecil tentu akan tetap happy, bukan?