Sudahkah Si Kecil Terpenuhi Kebutuhan Gizinya

Tips agar kebutuhan gizi anak terpenuhi

Moms, agar proses perkembangan dan pertumbuhan anak berjalan optimal, ia membutuhkan asupan gizi yang seimbang dan sesuai dengan usianya. Misalnya, kebutuhan gizi seimbang pada balita tentu berbeda dengan anak remaja. Supaya Moms bisa menyiapkan menu yang dapat mendukung pertumbuhan anak sekaligus membantu membentuk pola makan yang baik, yuk simak penjelasannya berikut ini.

 

1.    Makanan Pokok

Si Kecil membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi untuk beraktivitas. Karbohidrat akan membantu tubuh Si Kecil membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Nah, karbohidrat bisa didapat dari gula, serat dan pati. Tapi sebaiknya yang lebih banyak dikonsumsi anak adalah serat dan pati. Menurut gerakan Isi Piringku yang diluncurkan Kemenkes RI tahun 2017, makanan pokok seperti beras, roti, gandum, pasta, ubi, bihun dan sebagainya perlu diberikan pada Si Kecil sekitar 35% dari Isi Piringku.

 

2.    Lauk hewani dan nabati

Lauk hewani dan nabati diperlukan khususnya sebagai sumber protein bagi Si Kecil. Protein dibutuhkan anak untuk membangun sel tubuh, memecah makanan menjadi energi, memerangi infeksi dan membawa oksigen. Merujuk ke gerakan Isi Piringku, lauk pauk ini juga sebaiknya 35% dari isi piring dan bisa berupa lauk hewani seperti daging sapi, ikan, ayam, telur dan kombinasikan pula dengan lauk nabati seperti tahu atau tempe.

 

3.    Sayur dan buah

Sayur dan buah adalah sumber vitamin, mineral dan juga serat yang baik bagi anak. Agar pertumbuhan dan perkembangan anak berjalan optimal, ia membutuhkan ketiga asupan ini dalam jumlah yang cukup. Penuhi kebutuhan ini dengan memberikan Si Kecil sekitar sayuran dan buah-buahan 30% dari isi piringnya seperti yang dianjurkan oleh gerakan Isi Piringku.

 

4.    Susu

Kalsium diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan kekuatan tulang dan gigi anak. Karenanya Si kecil perlu mendapat asupan kalsium yang cukup untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan anak. Susu dan produk olahan susu adalah sumber kalsium yang bisa Ibu Moms sertakan dalam menu harian untuk memenuhi gizi seimbang pada balita.

 

5.    Camilan

Camilan atau makan selingan bukan sekedar untuk mengganjal perut Si Kecil lho, Moms. Siapkan camilan yang sehat sehingga camilan bisa membantu Moms memenuhi gizi seimbang pada balita. Misalnya camilan berupa buah potong, biskuit gandum, pudding susu, dan lain sebagainya. Sehingga apa yang belum terpenuhi dalam menu makan pokok anak bisa ia dapatkan dari camilannya.

 

Untuk memudahkan Moms menyajikan menu dengan gizi seimbang untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan anak, Moms bisa intip contoh menu untuk sekali makan yang disesuaikan oleh Kemenkes RI berikut ini:

  • Nasi 1 porsi = 3/4 gelas = 100 gr = 175 kkal
  • Sayuran 1 porsi = 1 gelas = 100 gr = 25 kkal
  • Buah 1 porsi = 1 buah pisang ambon = 50 gr = 50 kkal
  • Tempe 1 porsi = 2 potong sedang = 50 gr = 80 kkal
  • Daging 1 porsi = 1 potong sedang = 35 gr = 50 kkal
  • Ikan segar 1 porsi = 1/3 ekor = 45 gr = 50 kkal
  • Susu sapi 1 porsi = 1 gelas = 200 gr = 50 kkal
  • Susu rendah lemak 1 porsi = 4 sdm = 20 gr = 75 kkal
  • Minyak 1 porsi = 1 sdt = 5 gr = 50 kkal
  • Gula = 1 sdm = 20 gr = 50 kkal

*) sdm : sendok makan
**) sdt : sendok teh
p : porsi

(komposisi menu diatas adalah jumlah kalori anak umur 1-3 tahun)